News Sinjai Utara – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sinjai memberikan motivasi kepada ratusan mahasiswa dalam sebuah seminar pendidikan bertajuk “Menyongsong Generasi Unggul di Era Digital” yang digelar di Aula Kampus Sinjai, Senin (15/9/2025). Acara ini dihadiri mahasiswa lintas jurusan, dosen, serta perwakilan organisasi kepemudaan.

Kadisdik menegaskan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan perlu menyiapkan diri menghadapi tantangan zaman yang serba cepat, penuh inovasi, dan menuntut kompetensi digital.
Baca Juga : Guru di Sinjai Ikuti Pelatihan Rupiah, Perkuat Literasi Keuangan Sejak Dini
Kunci Sukses di Era Digital
Dalam paparannya, Kadisdik Sinjai menyampaikan beberapa kunci sukses yang relevan bagi mahasiswa untuk bertahan dan unggul di era digital. Pertama, penguasaan literasi digital yang mencakup kemampuan mengakses, memahami, serta memanfaatkan teknologi dengan bijak.
Kedua, kreativitas dan inovasi. Mahasiswa dituntut untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta gagasan baru yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketiga, integritas dan etika. Di tengah derasnya arus informasi, integritas menjadi nilai utama yang harus dijaga agar setiap capaian akademik maupun profesional tetap dihargai.
“Keberhasilan bukan hanya soal gelar akademik, tetapi bagaimana mahasiswa bisa memanfaatkan teknologi, berinovasi, dan tetap berpegang pada etika serta nilai kejujuran,” ungkapnya.
Ajakan Berani Berwirausaha
Selain menekankan pentingnya akademik, Kadisdik juga mendorong mahasiswa untuk berani berwirausaha di bidang digital. E-commerce, startup teknologi, hingga jasa kreatif berbasis digital kini menjadi sektor yang menjanjikan.
“Jangan hanya berpikir mencari pekerjaan, tapi ciptakan peluang kerja. Era digital memberi kesempatan luas bagi mahasiswa untuk berkreasi dan menjadi pelaku usaha sejak dini,” tambahnya.
Antusiasme Mahasiswa dan Pesan Penutup
Para mahasiswa yang hadir menyambut baik motivasi yang diberikan. Banyak di antara mereka yang merasa termotivasi untuk lebih serius mengembangkan keterampilan digital, baik melalui pelatihan, kursus daring, maupun kolaborasi dengan komunitas teknologi.
Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan seputar peluang kerja di era digital, tantangan etika bermedia sosial, hingga cara memulai usaha berbasis teknologi dengan modal terbatas.
Kadisdik menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung mahasiswa melalui program peningkatan kapasitas, beasiswa, hingga kolaborasi dengan dunia industri.
Kesimpulan
Motivasi dari Kadisdik Sinjai menjadi pengingat penting bahwa mahasiswa harus siap menghadapi persaingan global dengan bekal literasi digital, kreativitas, integritas, dan keberanian berwirausaha. Dengan semangat ini, generasi muda Sinjai diharapkan mampu menjadi pelopor inovasi dan agen perubahan yang membawa daerahnya menuju kemajuan.








