, ,

Bupati Sinjai dan Raja Gowa ke-39 Hadiri Pesta Adat Mappogau Sihanua

by -563 Views

News Sinjai Utara — Tradisi adat tahunan Mappogau Sihanua kembali digelar dengan khidmat di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Acara budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal itu dihadiri langsung oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) bersama Raja Gowa ke-39, Karaeng Andi Kumala Idjo Dg. Sila Karaeng Lembang Parang, pada Selasa (29/10/2025).

RRI.co.id - Kehadiran Raja Gowa Warnai Pesta Adat Mappogau Sihanua
Bupati Sinjai dan Raja Gowa ke-39 Hadiri Pesta Adat Mappogau Sihanua

Pesta adat Mappogau Sihanua digelar di Lapang Sinjai Tengah, tepatnya di kawasan rumah adat Karampuang, yang menjadi pusat kegiatan tradisi leluhur masyarakat Bugis Sinjai. Acara ini merupakan simbol rasa syukur atas hasil bumi, keselamatan, dan keharmonisan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat.

Baca Juga : Sekda Sinjai Pastikan Sinkronisasi Program Daerah dengan Kebijakan Nasional

Dalam sambutannya, Bupati Sinjai menyampaikan apresiasi atas pelestarian tradisi turun-temurun ini yang terus dijaga oleh masyarakat adat Karampuang.

“Mappogau Sihanua bukan sekadar ritual adat, tetapi juga wujud penghormatan terhadap warisan leluhur kita. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas Sinjai,” ujar Andi Seto Asapa.

Acara adat dimulai dengan prosesi mappasili (penyucian diri), diikuti maccera tappareng (penyucian alat pertanian), dan diakhiri dengan ritual makan bersama sebagai simbol kebersamaan masyarakat. Sejumlah tokoh adat, pemuka agama, serta perwakilan dari berbagai kecamatan turut hadir mengenakan pakaian adat Bugis yang khas.

Sementara itu, Raja Gowa ke-39 yang turut hadir menyampaikan rasa bangganya dapat kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Sinjai. Ia menilai Mappogau Sihanua memiliki makna filosofis yang dalam, mencerminkan harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Tradisi seperti ini perlu dijaga karena mengajarkan nilai-nilai gotong royong, rasa hormat, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Bugis-Makassar,” tuturnya.

Pesta adat tersebut juga dimeriahkan dengan tarian tradisional, musik gandrang bulo, serta atraksi pencak silat Bugis. Ribuan warga tampak antusias menyaksikan jalannya acara yang berlangsung meriah namun tetap khidmat.

Ketua Adat Karampuang, La Patiroi, berharap kegiatan ini terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan generasi muda agar tidak tergerus modernisasi.

“Anak-anak muda harus tahu jati dirinya. Lewat Mappogau Sihanua, kita belajar menghormati alam dan menjaga hubungan sosial dalam masyarakat,” katanya.

Dengan pelaksanaan yang tertib dan aman, pesta adat Mappogau Sihanua tahun ini menjadi momentum memperkuat identitas budaya masyarakat Sinjai serta mempererat persaudaraan antara Kerajaan Gowa dan masyarakat adat Karampuang.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.