News Sinjai Utara – Kondisi jalan di sekitar bundaran Tugu Bambu Kabupaten Sinjai kini menjadi perhatian serius masyarakat. Sejumlah lubang besar dan cekungan di badan jalan, terutama pada ruas di depan tugu, mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua pada malam hari atau saat hujan.

🛣️ Kondisi Jalan dan Dampak bagi Pengguna
Pantauan media menunjukkan adanya kerusakan berat di sisi kiri dan kanan bundaran Tugu Bambu. Lubang-lubang ini sering disamarkan dengan genangan air, membuatnya nyaris tak terlihat pengendara. Banyak yang terpaksa menghindar mendadak, berisiko menyebabkan kecelakaan.
Baca Juga : Nasdem Makassar Siapkan 150 Kendaraan dan 3.000 Kamar Hotel, Segini Sewanya
Nyawa pengendara adalah taruhannya: warga melaporkan sering melihat sepeda motor oleng ketika melintasi area tersebut. Saat hujan, jadi semakin berbahaya karena permukaan jalan jadi licin dan lubang sulit dikenali.
📣 Respons Pemerintah Daerah Dinilai Lamban
Sejumlah warga dan aktivis mengecam minimnya respons pemerintah lokal. Padahal kondisi jalan yang menganga telah berlangsung lama dan lokasi ini cukup strategis, menjadi wajah utama Kota Sinjai. Aktivis mengatakan bahwa lambannya perbaikan mencerminkan lemahnya sistem pemeliharaan infrastruktur.
Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Sinjai menyebut, sebagian ruas jalan yang rusak termasuk wewenang provinsi—meski demikian pengaduan disampaikan agar segera ditindaklanjuti.
🧍Tindakan Warga dan Ajakan Bertindak
Warga terus mengeluh tanpa ada perbaikan yang signifikan. Salah satu pengendara setempat, Iwan, mengatakan:
“Sudah lama ini jalan berlubang, apalagi kalau hujan tertutup air. Banyak pengendara nyaris jatuh.”
Sementara itu pedagang dan warga lain berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sebagai antisipasi sebelum terjadi insiden yang lebih serius.
✅ Rekomendasi Tindakan Singkat & Pencegahan
-
Pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan saat melewati Tugu Bambu, terutama di malam hari atau saat hujan.
-
Pemda Sinjai, khususnya Dinas PUPR dan Bina Marga Provinsi/Sinergi PUPR cepat tanggap memperbaiki titik rawan agar tidak memakan korban pengguna jalan.
-
Masyarakat dan pengendara dihimbau untuk mengirimkan dokumentasi jalan berlubang pada kanal keluhan publik dan media sosial agar mendapat respons lebih cepat.








