News Sinjai Utara – Polisi Tangkap Tellulimpoe berhasil menangkap seorang pria terkait kasus sabu setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli. Operasi ini berlangsung di kawasan Tellulimpoe, Kabupaten Bulukumba, dan menjadi langkah strategis aparat untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut. Petugas berhasil mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti narkotika.

Dalam operasi itu, petugas menyamar sebagai pembeli untuk mengungkap jaringan peredaran sabu. Strategi ini memungkinkan polisi mendapatkan informasi langsung dari pelaku tanpa menimbulkan kecurigaan. Langkah penyamaran ini menjadi bagian dari operasi tertutup yang dirancang untuk menangkap pelaku secara tepat dan aman.
Polisi Tangkap Tellulimpoe menegaskan bahwa tindakan tegas ini bertujuan melindungi masyarakat dari dampak negatif narkotika. Aparat menekankan pentingnya operasi preventif dan penegakan hukum yang efektif agar wilayah tetap aman dan kondusif. Petugas bekerja dengan koordinasi penuh untuk memastikan proses penangkapan berlangsung lancar.
Setelah penangkapan, polisi membawa pelaku ke kantor kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan antara lain sabu siap edar, alat isap, dan sejumlah dokumen yang diduga terkait transaksi narkotika. Penyidik berfokus pada pengumpulan bukti tambahan untuk memastikan kasus dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Operasi ini juga melibatkan koordinasi dengan warga sekitar. Polisi mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan untuk memudahkan pengawasan dan pemberantasan narkoba. Keikutsertaan warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkotika.
Selain penangkapan, aparat menekankan edukasi terhadap masyarakat agar menjauhi narkoba dan meningkatkan kesadaran hukum. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi penyalahgunaan narkotika di wilayah Tellulimpoe dan sekitarnya.
Dengan keberhasilan operasi ini, Polisi Tangkap Tellulimpoe menunjukkan komitmen penuh dalam menegakkan hukum dan memberantas narkoba. Aparat memastikan bahwa setiap pelaku peredaran sabu akan diproses secara hukum, dan masyarakat dapat merasa lebih aman di lingkungannya.








